7 Martial Art Paling Efektif Untuk Pertarungan Jalanan

Ini sebenarnya pertanyaan yang sulit. Di Indonesia saja ada ratusan perguruan Pencak Silat yang kesemuanya memiliki tehnik sendiri-sendiri. Belum lagi bila ditambah dengan seni bela diri milik negara-negara lain daftarnya tentu semakin panjang. Adakah bela diri yang tidak efektif untuk pertarungan jalanan? Kami percaya jika semua seni bela diri diciptakan bukan untuk sekedar iseng, tetapi murni untuk kepentingan self defence.


Namun diantara banyak disiplin bela diri, yang mana kira-kira yang paling efektif untuk pertarungan jalanan?



Pertanyaan ini membawa Uniklopedia mencoba menelusuri jawabannya dengan mengumpulkan pendapat para praktisi bela diri yang tersebar di beberapa website berbahasa Inggris. Kami telusuri pakai google tentu saja.



Hasilnya mengejutkan sodara-sodara.
Dari pendapat puluhan para praktisi beladiri ketika ditanya beladiri apa yang paling efektif untuk real fight hampir semuanya kompak menjawab :



"Tidak Ada"



Ya, agak mengecewakan memang, tapi menurut mereka memang begitulah kenyataannya. Alasannya adalah faktor yang mempengaruhi seseorang untuk dapat memenangkan real fight itu banyak, tidak hanya terletak pada bela diri itu sendiri. Ada faktor fisik, faktor mental, faktor karakter, faktor bakat, faktor pengalaman dan faktor latihan. Dan masih ditambah faktor eksternal seperti berapa jumlah lawan, senjata, kemampuan bela diri lawan, dan lain sebagainya.



Ternyata faktor bela diri harus ditopang dengan faktor lain sebanyak itu. Ringkasnya para praktisi itu berpendapat efektif atau tidaknya sebuah seni bela diri sangat tergantung pada orangnya juga.



Hal ini menjelaskan kenapa ada praktisi beladiri tertentu kalah berantem sama preman-preman yang nggak ngerti beladiri di jalan.



Banyak praktisi beladiri yang justru menyarankan :



"Apabila Anda tidak ingin kalah berkelahi melawan siapapun, maka solusi yang terbaik adalah jangan berkelahi dengan siapapun."



Klise banget ya? Tapi kami setubuh setuju dengan pendapat ini. Karena sifat dari real fight adalah "no rules" dan "no referee" maka apapun dapat terjadi bahkan hingga kemungkinan terburuk. Maka hal terbaik adalah hindari konflik sebisa mungkin. Jika terjebak di situasi tersebut solusi terbaik kedua adalah menghindar, jangan sok jago, kalau perlu teriak minta tolong, atau lari. Itu adalah solusi terbaik.



Lalu bagaimana dengan bela diri?
Bela diri ditempatkan sebagai opsi terakhir. Artinya tuh kalau udah kepaksa ya udah mau gimana lagi. Lari udah kagak bisa, minta tolong juga ternyata rumah kosong, minta ampun kagak mempan, mau kasih duit boro-boro buat balikin utang aja kagak ada, ya udah Bismillah, lu jual gua borong.



Lalu pertanyaan berlanjut..
Terus, kalau nggak ada jenis bela diri yang bisa disebut "The Most Effective" lalu kira-kira apa saja bela diri yang cocok buat pertarungan jalanan?



Jawabannya : "Ada beberapa"



Tapi yang pasti tidak ada yang memberi jawaban sama persis. Setiap praktisi beladiri punya daftarnya sendiri-sendiri berdasarkan pengamatan, pembelajaran, dan pengalaman masing-masing. Tapi sebelumnya penting untuk digarisbawahi bahwa pertarungan jalanan / real fight tidak sama dengan pertarungan di MMA.



Perbedaan Real Fight dan MMA
Turnamen Mixed Martial Arts walaupun full body contact tetep ada peraturan dan wasit. Petarungnya pun bertarung dalam kondisi sangat siap tempur, karena udah persiapan jauh-jauh hari. Resiko cidera dapat diminimalisir. Dan yang jelas MMA adalah pertarungan yang fair.



Sementara real fight enggak ada peraturan apalagi wasit. Nggak pernah ada pertandingan yang fair, kondisi ketika street fight sering tidak terkontrol, Anda dapat diserang dari belakang, dikeroyok, belum lagi kalau ada yang bawa senjata macam pentungan, kayu, besi, bahkan senjata tajam macam pedang langit atau golok pembunuh naga. Ketika kita lagi 1 vs 1, bisa saja tiba-tiba ada yang menikam dari belakang. Lengah dikit bisa innalillahi kita. 



Jadi dengan kondisi medan pertarungan seperti itu jenis bela diri seperti apa yang cocok dan efektif? 



Sebenarnya semua jenis bela diri bisa digunakan untuk street fight. Namun ada beberapa bela diri yang sering direkomendasikan oleh para praktisi beladiri. Tapi walupun begitu ketika seseorang menekuni bela diri pada akhirnya setiap orang akan menemukan jenis bela diri yang paling cocok untuk dirinya sendiri.



Dan dibawah ini adalah 7 jenis bela diri yang Uniklopedia anggap layak untuk dijadikan referensi sebagai bela diri yang paling efektif untuk pertarungan jalanan.

1. Boxing / Tinju
Boxing
martialartstraining.tv

How effective is boxing for self-defense?
The easy answer: It’s very effective.
(Wim Demeree)


Wim Demeree adalah guru martial art & self defence dari Brussel Belgium yang telah menekuni seni bela diri selama lebih dari 30 tahun. Ia mengatakan bahwa keunggulan boxing adalah simpel, pragmatis, dan paling aplikatif di lapangan. Ia tidak hanya berbahaya di ring tetapi juga di jalanan.



Helio Gracie sang pencipta Gracie JiuJitsu atau Brazilian JiuJitsu memuji boxing sebagai bela diri paling efektif setelah Brazilian Jiu Jitsu.



Ringkasnya ada 3 komponen yang membuat Boxing sangat efektif untuk self defence.
-Punch.
Fokus melatih kedua tangan dengan beberapa variasi serangan pukulan dan terus meningkatkan kekuatan pukulan kedua tangan Anda.



-Defense.
Latihan cara mengatasi serangan seperti menghadang serangan, menghindari serangan, menangkis, mengelak, dan mengatur serta menjaga jarak dengan lawan. 



-Repeat.
Anda hanya perlu melatih dua hal di atas terus menerus sampai Anda benar-benar mahir.



Pada prinsipnya hanya 3 hal itu saja. Tapi jika Anda sering berlatih fisik dan berlatih sparring dengan rekan boxing Anda, dalam jangka waktu 1-3 tahun saja Anda akan sulit dikalahkan di jalanan. Lawan akan sulit melayangkan 1 pukulan saja ke wajah Anda karena defense Anda kuat, dan dengan serangan balik satu pukulan telak saja dari tangan Anda ke dagu atau rahang lawan, maka selesai sudah pertarungan. Yap.. Cukup 1 kali pukulan saja. Terkesan simpel dan efektif dan efisien.



Boxing bisa digunakan untuk pertarungan tangan kosong 1 vs 1 bahkan juga 1 vs 3 orang sekaligus. Ia juga dapat dikombinasikan dengan tehnik grapling Gracie Jiu jitsu atau tehnik bantingan Judo agar lebih lengkap tehnik Anda untuk segala situasi pertarungan. Buat jaga-jaga kalau Anda terjatuh dan harus bertarung ground fighting.



Dalam sejarah, bela diri tinju memiliki legenda tinju yang sangat tangguh. Ia bernama Theagenes dari Yunani. Konon ia telah bertanding sebanyak 1.406 kali selama hidupnya dan dikenal sebagai juara olimpiade di cabang tinju pada 450 SM.Tentunya ia juga telah membunuh banyak petarung karena sarung tinju yang dikenakan pada waktu itu di isi benda keras seperti lempengan logam. Theagenes benar-benar petarung jalanan dan turnamen yang sangat tangguh.



Uniklopedia menempatkan bela diri ini di urutan pertama. Pertanda jenis bela diri ini high recommended. Selain itu di Indonesia sanggar tinju tidak terlalu sulit ditemukan, kalaupun tidak ada, latihan sendiri juga bisa, tehnik bisa lihat di youtube atau beli DVD tinju. Orang latihannya cuma itu-itu saja, tidak ada jurus rahasia atau jurus yang mengharuskan memakai jenis pernafasan tertentu. Simpel, pragmatis, efektif dan efisien. 

2 Muay Thai
"Muay Thai - The Ultimate in Self Defence"
(Ajarn Nick Hewitson)


Ajarn Nick Hewitson pemegang sabuk hitam di 14 seni bela diri termasuk pemegang 6th Dan di Tae Kwon Do. 2 kali juara dunia Muay Thai Boxing dan tak terkalahkan di 120 pertandingan profesional. Menurutnya Thai Boxing atau Muay Thai adalah The Most Effective Self Defense System in The World alias Bela diri yang paling efektif di seluruh dunia. Menurut Hewitson Muay Thai juga dijuluki sebagai "King of The Ring" karena menurut Hewitson Muay Thai telah banyak mengalahkan berbagai macam jenis bela diri lainnya di arena pertandingan.



Muay Thai atau Thai Boxing berkembang ratusan tahun yang lalu di Thailand dan kini ia telah menjelma menjadi olahraga nasional bangsa Thailand. Muay Thai turunan dari seni bela diri bernama "Muay Boran" yaitu versi yang lebih brutal dan mematikan. Pada masa pemerintahan Raja Phra Cao Sua (1702), yang juga dikenal dengan “Tiger King”, dia menggunakan Muay Thai untuk seluruh bala tentaranya.



Muay Thai disebut juga sebagai seni 8 anggota badan karena benar-benar memaksimalkan 8 titik tubuh sebagai senjata, 8 titik tersebut adalah 2 pukulan, 2 tendangan, 2 lutut, dan 2 siku. Dalam Muay Thai kepalan tangan diibaratkan sebagai pedang dan belati, tangan dan lengan bertindak sebagai tameng, siku digunakan sebagai gada atau palu, kaki dan lutut bertindak sebagai kapak, sedangkan tubuh mengoperasikan 8 titik tersebut menjadi satu kesatuan mesin tempur.



Tehnik bertarung Muay Thai secara umum ada 5 bagian : Tehnik Pukulan, Tehnik Siku lengan, Tehnik Tendangan, Tehnik Serangan Lutut, dan Tehnik Dorongan Kaki. Selain itu Muay Thai juga dilengkapi Clinch fighting & Bantingan. Untuk menghindari pukulan lawan yang bertubi-tubi, petarung bisa memperpendek jarak dengan melakukan pelukan / clinch. Dalam jarak dekat, petarung bisa melakukan bantingan.



Hewitson menyebut Muay Thai adalah olah raga full body contact paling keras. Hampir seluruh tehniknya aplikatif untuk pertarungan baik untuk MMA maupun pertarungan jalanan. Ia juga bisa digunakan untuk pertarungan tangan kosong 1 vs 1, dan masih efektif untuk 1 vs 3 orang. Ia juga masih berbahaya untuk dilawan petarung dari disiplin beladiri lainnya. Keefektifan tehnik dan gaya bertarungnya dijamin oleh banyak praktisi bela diri di seluruh dunia.



Dalam sejarahnya Muay thai juga memiliki legenda petarung yang sangat tangguh. Tahun 1774 telah dikenal petarung bernama Nai Khanom Tom, karena perangnya melawan Burma. Waktu itu ia tertangkap bersama dengan beberapa orang dari kota Siam (sekarang Thailand) yang bernama Ayyuthaya, lalu dipenjara di Burma. Nai Khanom Tom adalah petarung hebat pada masanya. Ia mewakili teman-temannya dalam sebuah kontes pertarungan yang diadakan Raja Mangra. Tanpa halangan ia pun berhasil mengalahkan sepuluh petarung terbaik Burma sekaligus dengan tangan kosong. Setelah itu Raja memberikan kebebasan sebagai hadiahnya, dan ia pun kembali ke Ayyuthaya sebagai seorang pahlawan.



Uniklopedia meletakkan Muay Thai di urutan kedua. Dan merekomendasikan Muay Thai setelah Boxing. Tehniknya terbilang mudah dipelajari, sangat aplikatif di lapangan, butuh latihan serius dan kontinyu untuk melatih tubuh, kekuatan pukulan dan tendangan. Dapat dikombinasikan dengan Gracie Jiu jitsu untuk melengkapi keperluan ground fighting. Muay Thai sendiri mulai populer di Indonesia, nampaknya tidak terlalu sulit untuk mencari sanggar dan partner berlatih.


3. Pencak Silat
"Silat is a truly amazing and combat-efficient martial art developed across Southeast Asia"
(Burton Richardsons)


Burton Richardsons adalah salah satu instruktur bela diri fungsional paling dicari di dunia. Setiap tahun ia diundang di berbagai negara untuk memberikan seminar dan kursus privat kepada instruktur seni bela diri, murid-murid dari perguruan bela diri, personil militer dan anggota kepolisian.



Semua orang Indonesia pasti pernah mendengar seni bela diri pencak silat. Tapi masih jarang orang tertarik karena pencak silat umumnya terlalu banyak tarian. Tarian tidaklah aplikatif untuk bertarung dan tidak akan efektif untuk pertarungan jalanan.



Tapi kami pernah melihat perkelahian dimana 1 siswa SMA menang melawan 7 siswa SMA lain yang mengeroyoknya. Siswa tersebut adalah murid salah satu perguruan silat di Banten.



Di kesempatan lain kami pernah melihat bapak paruh baya yang diserang 2 pemuda bersenjata pisau di Bogor tetapi bapak tersebut dapat melumpuhkan 2 pemuda tersebut. Tehnik yang kami lihat adalah tehnik tangkapan khas silat.



Jadi apakah silat efektif untuk pertarungan jalanan?
Menurut Burton Richardsons silat efektif untuk real fight. Tehnik silat mengandung banyak jurus yang fokus menyerang titik-titik vital tubuh manusia. Fokus serangan silat adalah melumpuhkan lawan secepat mungkin dengan menyerang bagian vital lawan dengan jurus yang bertumpu pada kecepatan. Pada awalnya Silat memang bukan diciptakan untuk kepentingan olah raga, tetapi murni self defence.



Silat Untuk MMA
Burton Richardsons pernah mencoba untuk bertarung di MMA dengan menggunakan silat, dia mencoba untuk menyesuaikan gerakan silat agar sesuai dengan peraturan MMA. Setelah trial & error mencari jurus yang cocok untuk MMA selama beberapa bulan Richardsons akhirnya menyerah. Kesimpulan yang ia dapatkan adalah silat yang ia pelajari tidak cocok untuk MMA. Banyak tehnik yang tidak bisa dipakai karena ilegal di MMA, walaupun silat bagus di clinch fighting tetapi lemah di ground fighting, padahal para petarung MMA jago ground fighting.



Tetapi bila pertanyaan apakah Silat cocok untuk real fight?
Richardson selalu mengajarkan beberapa tehnik silat yang cocok untuk keperluan real fight di berbagai seminarnya. Ia bahkan menganjurkan para praktisi bela diri untuk melengkapi skill bela dirinya dengan beberapa tehnik silat.



Di salah satu website martial arts luar, ketika membahas bela diri yang paling efektif untuk pertarungan sungguhan, ia memasukkan pencak silat sebagai 1 dari 5 bela diri paling efektif di dunia.



Kami tidak bisa merekomendasikan perguruan pencak silat mana yang efektif untuk street fight. Di Indonesia ada 200 an perguruan Pencak Silat. Tetapi untuk melihat silat dalam bentuk murni, atau yang sudah disesuaikan untuk keperluan self defence ada beberapa instruktur bela diri luar negeri yang dapat Anda cek di Youtube. Salah satunya adalah Franck Ropers.



Di bawah ini adalah 1 video semacam studi banding krav maga dengan silat. Krav maga dikenal salah satu self defence paling brutal dan paling efektif di dunia. Tehnik krav maga dapat Anda lihat di video ini, dan silat juga menunjukkan tehnik-tehniknya yang tidak kalah brutal dan efektif dari krav maga.


===Link Under Construction===


Untuk tokoh silat yang tangguh ada banyak. Namun tidak banyak catatan sejarah yang menulisnya. Kebanyakan adalah cerita dari mulut ke mulut dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah Sabeni, legenda silat pencipta jurus "Kelabang Nyebrang". Konon ia selalu menang bertarung melawan musuh, bahkan melawan beberapa pendekar kung fu dari Cina. Dan konon beliau mampu mengalahkan beberapa petarung karate asal Jepang dalam usianya yang sudah menginjak 83 tahun.



Uniklopedia merekomendasikan Pencak Silat bukan karena itu produk nenek moyang, tetapi karena memang bela diri ini ditujukan untuk melumpuhkan dan membunuh lawan dengan gerakan secepat kilat. Tehnik-tehnik ilegalnya seperti colok mata sampai tendang selangkangan dijamin tokcer untuk menyudahi pertarungan dengan cepat.


4. Krav Maga
Self Defence ini begitu populer dan digadang-gadang sebagai self defence paling efektif untuk real world situation. Filosofi Kkrav maga adalah menetralisir ancaman secepat mungkin, bertahan secara simultan, dan manuver-manuver serangan yang agresif. Filosofi ini melahirkan tehnik serangan yang super efisien dan counter attack yang brutal.


Krav maga diciptakan oleh Imi Lichtenfeld, seorang Hungarian-israeli. Ia pernah menjuarai kompetisi wrestling Slovakia dan menjuarai kejuaraan boxing nasional. Ia menciptakan krav maga untuk bela diri pertahanan pasukan yahudi dari serangan organisasi fasis di Bratislava, Czechoslovakia sekitar tahun 1930-1940.



Tehnik krav maga mengambil dari berbagai jurus seni bela diri lain seperti Aikido, Judo, Boxing dan Wrestling. Meskipun dilabeli sebagai self defence yang paling efektif, para praktisi krav maga selalu dianjurkan untuk menghindari konfrontasi apabila situasinya tidak memungkinkan.



Prinsip Dasar Krav Maga
-Selalu menekankan untuk menuntaskan pertarungan secepat mungkin. Semakin cepat lebih baik.
 -Serangan krav maga fokus pada bagian tubuh vital lawan yang paling rentan. Beberapa serangan dapat mengakibatkan lawan mengalami cacat permanen atau kematian.



Konsep krav maga meliputi :
-Counter Attack secepat mungkin.
-Serang bagian vital lawan seperti mata, leher, tenggorokan, wajah, titik solar plexus, selangkangan, tulang iga, persendian, jari, hati, dsb.
-Menekankan efisiensi serangan namun dapat menciderai lawan separah mungkin.
-Selalu mawas keadaan sekitar, agar dapat mencari celah untuk jalan keluar dan menemukan benda-benda di lingkungan sekitar yang dapat digunakan untuk bertahan atau menyerang.



Uniklopedia ikut-ikutan merekomendasikan krav maga sebagai bela diri paling efektif untuk pertarungan jalanan. Sama seperti silat, krav maga juga tidak cocok di MMA. Terlampau banyak tehnik krav maga yang ilegal di MMA. Tapi untuk street fight justru lawan Andalah yang harus hati-hati, karena resiko bertarung dengan praktisi krav maga adalah cacat permanen.



Di Indonesia nampaknya belum ada yang mengajarkan krav maga, tetapi setiap tahun mungkin ada yang datang dari luar negeri untuk memberi seminar krav maga.


5. Systema
Meskipun sama-sama bela diri militer, systema kalah populer dibanding krav maga. Namun soal keefektifan untuk real fight, systema adalah bela diri untuk Spetsnaz, unit Special Forces nya militer Rusia. Tehnik bertarungnya sangat aplikatif tak hanya di jalanan namun juga di medan perang.


Systema berasal dari bela diri pasukan Mongolia yang menduduki Rusia selama 400 tahun di sekitar tahun 948. Dipengaruhi seni bela diri asal Cina pada tehnik bertarungnya. Pada perkembangannya tehnik bela diri kuno tersebut diadopsi oleh militer Rusia sebagai bela diri militer. Pada akhir perang dunia I tehnik bertarung tersebut disempurnakan sehingga menjadi bela diri tangan kosong paling efektif di dunia. Systema juga disebut-sebut sebagai nenek moyang bela diri Sambo Rusia, yang juga dikenal sebagai bela diri paling efektif di dunia.



Konsep Systema
Systema tidak menggunakan jurus-jurus sebagaimana bela diri tradisional asal Cina atau Jepang pada umumnya. Serangannya didasarkan pada teori biomekanika untuk menghasilkan serangan yang efisien namun dampaknya maksimal.



Elemen Utama Systema & Tehnik
-Pernafasan
-Gerakan
-Tangkisan Serangan
-Pukulan
-Trinitas
Teori 3 bagian tubuh : Pikiran, fisik, jiwa. Semua dimaksimalkan untuk kepentingan self defence.
-Low Acrobatic
Systema menggunakannya untuk membantu dalam pertarungan. Misalnya seperti cara jatuh yang aman dan cara bangkit dengan cepat dengan posisi yang menguntungkan.



Teknik bertarung Systema meliputi :
-Pertarungan tangan kosong
-Pertarungan pisau atau senjata
-Menembak.



Pelatihan meliputi ketrampilan dan latihan berpasangan tanpa bentuk jurus tertentu mirip filosofi Jeet Kune Do. Latihan difokuskan pada pengendalian enam ruas tubuh (siku, leher, lutut, pinggang, sendi dan bahu) melalui penerapan titik tekanan, pemukulan dan terapan senjata. Dari uraiannya terdengar sangat militer, namun saat ini sudah ada Systema yang disesuaikan untuk kepentingan warga sipil.



Systema Rusia diciptakan untuk keperluan bela diri militer Rusia. Disempurnakan oleh seorang veteran perang dunia I bernama Spiridonov. Ia bersama sekelompok ilmuwan Rusia menciptakan sebuah bela diri yang dapat efektif dalam situasi apapun, mematikan, effortless (hanya butuh sedikit tenaga), dengan gerakan tak terduga. 



Ketika Spriridonov membawanya ke militer Rusia, para petinggi kagum atas bela diri ini dan menganggapnya sebagai sistem bertarung tangan kosong terbaik yang pernah diciptakan manusia. Spiridonov menamakan sistem itu sebagai SAMOZ yang didalamnya terkandung prinsip kesederhanaan cara bertarung, gerakan-gerakan yang berdasarkan logika, sangat fleksibel, dan cerdik. SAMOZ mempengaruhi Systema gaya Kadochnikova dan Systema gaya Ryabko.



Uniklopedia merekomendasikan Systema dan menjadi favorit Uniklopedia. Presentasi systema di youtube sangatlah unik, simpel, efektif, effortless, cocok untuk segala situasi. 1 vs 1, 1 vs 3, dan melumpuhkan penyerang bersenjata dengan cara yang menawan. Di Kaskus sudah ada thread yang membahas Systema, nampaknya ada beberapa orang di Indonesia yang mempelajari systema.

6 Brazilian Jiu Jitsu
"Jiu Jitsu is Perfect. It's human who makes it errors"
(Rickson Gracie)


Guru dari Helio Gracie sang pendiri Gracie Jiu Jitsu adalah pria asal Jepang bernama Mitsuyo Maeda. Konon Mitsuyo Maeda adalah praktisi Jiu Jitsu dan petarung luar biasa yang telah memenangkan lebih dari 2000 pertarungan selama hidupnya dan dianggap sebagai manusia paling tangguh pada zamannya.

Sebenarnya agak sulit memilih antara Jiu Jitsu dengan Gracie Jiu Jitsu / Brazilian Jiu Jitsu untuk dimasukkan pada daftar ini. Jiu Jitsu sendiri adalah bela diri tangan kosong yang benar-benar ditujukan untuk street fight, oleh karenanya memperbolehkan memakai cara "apa aja boleh" bahkan taktik "curang" seperti colok mata, menggigit dan berbagai macam teknik ilegal lainnya. Tujuannya satu : melumpuhkan lawan secepat mungkin. Jiu Jitsu juga merupakan ibu dari beberapa bela diri lain asal Jepang macam Judo dan Aikido bahkan hingga Krav Maga dari israel. Tapi pilihan kami jatuh pada Gracie Jiu Jitsu untuk menghuni daftar ini. BJJ dianggap paling tangguh untuk ground fighting. Ground fighting sering terjadi ketika 1 vs 1 di pertarungan jalanan.

BJJ memang terbilang efektif dan efisien, terutama untuk pertarungan 1 vs 1. Teknik-teknik BJJ ciptaan Helio Gracie telah teruji mampu digunakan untuk menaklukkan lawan dengan tubuh yang jauh lebih besar, bahkan diadu dengan lawan yang memiliki kemampuan bela diri pun teknik-teknik BJJ terbukti sangat merepotkan lawan. Hal ini yang membuat BJJ diminati oleh banyak kalangan, bahkan para petarung UFC dan MMA juga membekali skill bertarung mereka dengan teknik-teknik BJJ untuk pertandingan UFC.

Petarung dengan style BJJ yang tangguh cukup banyak. Yang terkenal tentu saja sang pendiri : Helio Gracie, setelah itu klan dari keluarga Gracie seperti Royce Gracie (yang ini pasti banyak yang pernah denger namanya) dan Rickson Gracie yang sering dijuluki sebagai "The Strongest Man In The World" karena konon selama kariernya ia sama sekali tak pernah kalah. Ia tak terkalahkan dalam 400 pertarungan.


BJJ sangat membantu di street fight mengingat banyak street fight yang ujung-ujungnya ground fight. Tetapi banyak yang menyarankan untuk menambah skill dari disiplin bela diri lain untuk mendampingi BJJ, seperti Boxing, Karate, Tae Kwon Do, Judo, atau yang lain. Alasannya justru untuk menghindari ground fight. Tidak ada yang ingin ground fight di jalan beraspal, tanah, atau lantai keras. Alasan lain BJJ efektif untuk 1 vs 1, tetapi beresiko untuk lawan lebih dari 1.

7 Jeet Kune Do
"I always believe that the easy way is the right way. Jeet Kune Do is simply the direct expression of one's feelings with the minimum of movements and energy.
(Bruce Lee)


Bruce Lee tidak menganggap Jeet Kune Do sebagai aliran bela diri. JKD adalah sebuah filosofi atau konsep. Meskipun begitu Uniklopedia menganggap filosofi JKD adalah pencerahan bagi para praktisi bela diri. filosofi JKD membebaskan dan menjadikan Anda diri sendiri. 



Jika diaplikasikan dalam bela diri maka filosofi JKD adalah sebuah formula untuk menghasilkan gaya bertarung tanpa terikat jurus atau pola bela diri tertentu alias "style with no style". Filosofi ini membuat setiap orang dapat mempelajari berbagai jenis seni bela diri guna menemukan sistem bertarung yang cocok untuk dirinya sendiri. Itulah filosofi yang ingin disampaikan Bruce Lee.



Bruce Lee adalah seorang praktisi bela diri sekaligus seorang petarung sejati. Dia tidak tertarik pada kompetisi bela diri tapi lebih tertarik pada real fight. Dalam catatan rekornya di real fight, Lee tidak terkalahkan. Setelah berkali-kali bertarung, Lee merasa kurang puas, karena walaupun ia tidak pernah kalah tetapi seringkali ia butuh waktu lama untuk mengalahkan lawannya. Lee menganggap sebuah pertarungan yang mempertaruhkan nyawa haruslah diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin.



Dari situ pula Bruce Lee menganggap bela diri pada masanya terlalu kaku dan tidak flesibel karena sangat terpaku pada pola. Dari pemikiran itulah Jeet Kune Do lahir. Lee berpendapat Di real fight serangan lawan bersifat spontan, Anda tidak dapat memprediksinya, yang perlu Anda lakukan hanyalah bereaksi terhadap serangan itu. Jurus dan pola justru sering membatasi Anda, Anda perlu membebaskan diri Anda dari pola tertentu agar dapat sefleksibel mungkin ketika berkelahi. Oleh karenanya para praktisi JKD dituntut untuk sangat fleksibel dalam teknik.



Bruce Lee berpendapat,"Ketika Anda terjebak pada sebuah perkelahian, Anda tidak perlu pusing soal jurus dan tehnik bela diri. Ketika Anda memukul atau menendang bila hasilnya tidak efektif, Anda dapat menyerobot, menusuk, menggigit, mencakar, menjabak atau apapun. Lakukan saja segala hal yang dapat membuat Anda selamat, karena itu prioritas pertama Anda."



Lee kemudian mulai belajar disiplin bela diri lain seperti Boxing, Tae Kwon Do, Wrestling, Anggar, Judo, dan lain sebagainya guna menemukan tehnik yang efektif untuk bela diri.Ketika bertarung Lee tidak lagi terikat pada Wing Chun tetapi petarung bebas yang bisa mengeluarkan pukulan Boxing, bantingan Judo, ataupun pukulan Wing Chun. Itulah sebabnya Bruce Lee dianggap sebagai Bapak MMA di dunia modern.



Prinsip Jeet Kune Do - The Way of Intercepting Fist ala Bruce Lee
-JKD mengajarkan bahwa cara bertahan terbaik adalah dengan menyerang.
-Cara bertahan sekaligus menyerang yang terbaik adalah dengan mengintersep serangan lawan. Yaitu ketika lawan menyerang, cegat serangan lawan dengan serangan balik.



Ide Jeet Kune Do ala Bruce Lee
-Straight Lead. Pukulan yang akurat dan bertumpu pada kecepatan.
-Non-telegraphed Punch. Pukulan cepat tanpa aba-aba.
-Be like water. Tidak terikat jurus, bereaksilah sesuai serangan lawan.
-Economy of motion. Fokus pada efisiensi, kesederhanaan, dan apa adanya.
-Stop Hits. Manfaatkan momen ketika lawan menyerang dengan menyerang balik.
-Low Kicks. Fokus tendang area bawah lawan.
-4 Range of Combats. Pukulan, Tendangan, Kuncian, dan Grappling.
-5 Ways of Attack. Serangan langsung, Kombinasi serangan, Serangan tak langsung, Imobilisasi serangan, Serangan imbang.
-Centerline. Kuasai titik tengah untuk mengontrol pertarungan.
-Combat Realism. Fokus mencari jurus yang aplikatif untuk real fight.


Contoh petarung tangguh dengan filosofi JKD ya pendirinya sendiri alias Bruce Lee. Ia juga sering dianggap sebagai petarung paling tangguh pada zamannya. konon setelah JKD tercipta Bruce Lee selalu mengalahkan lawannya hanya dalam beberapa detik saja. Ia terbukti seorang maniak bela diri yang mendedikasikan hidupnya untuk seni bela diri.


Uniklopedia merekomendasikan bagi siapa saja untuk mempelajari filosofi Jeet Kune Do. Kami merasa style with no style adalah jawaban sejati dari pertanyaan seni bela diri yang paling efektif untuk pertarungan jalanan. Filosofi ini akan membawa para praktisinya menemukan sendiri gaya bertarung yang paling efektif untuk dirinya sendiri. Mengutip kalimat Bruce Lee, Jeet Kune Do hanyalah sebuah perahu untuk menghantarkan Anda menjadi diri Anda sendiri.
sumber

Artikel Terkait

Previous
Next Post »