Tempat Yang Sering Digunakan Untuk Ujicoba Nuklir

nevada
Nuklir merupakan momok yang sangat menakutkan, senjata dan sumber daya ini memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan apa saja. Selain daripada menghancurkan yang tidak membahayakan efek radiasi yang ditimbulkan dari nukir ini juga sanagat mengerikan berbagai negara dan berbagai wilayah pernah mengalami keganasan dari nuklir ini, bukan hanya kerusakan sesaat namun juga kehancuran berkelanjutan setelah ledakan dilakukan. Walaupun semua orang tahu rusak dan berbahaynya nuklir tersebut namun kenyataannya beberapa negara masih memelihara dan mengembangkan nuklir ini sampai sekarang, negara besar hanya bisa melarang negara lain sementara negara mereka sendiri sudah lama dan memiliki nuklir yang berbahaya.

Dalam mengembangkan dan menguji coba nuklir miliki mereka negara besar umumnya memilih tempat yang terpencil dan jauh dari pemukiman penduduk. Berikut beberapa tempat dan daerah yang menjadi tempat ujicoba nuklir, mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

Nevada
Nevada adalah sebuah daerah yang terletak kurang lebih di 107 ke arah utara Las Vegas Amerika Serikat, sebagai salah satu negara yang memiliki nuklir terbanyak maka Amerika menunjuk Gurun Nevada yang luas sebagai tempat ujicob nuklirnya. Di gurun yang memiliki luas sekitar 3500 meter persegi ini dari tahun 1951 sampai 1992 pernah diadakan ujicoba ledakan nuklir sampai dengan 800kali, catatan ini menorehlan Nevada sebagai tempat yan paling banyak menjadi ujicoba nuklir didunia. Umumnya nuklir diledakan didalam tanah. Namun begitu tetap saja efek yang dihasilkan tetap tinggi saat di lakukan penelitian pengidap kanker darah di daerah ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan daerah lainnya di Amerika.

Maralinga
Daerah ini merupakan daerah yang masuk wilayah Australia, namun bukan Australia yang melakukan ujicoa nuklir di wilayah ini namun negara sekutaunya Inggris, di daerah ini mulai dilakukan ujicoba nuklir pada tahun sekitar 1950, awalnya sebelum menggunakan Maralinga, Inggris menggunakan Emu Field sebagai tempat ujicoba nuklir pada tahun 1953. Ujicoba nuklir di Maralinga dilakukan pada tahun 1956 dan 1957 lalu pengujian terus berlanjut sampai dengan pada tahun 1963, pengujian nuklir di daerah ini dilakukan dengan cara dijatuhkan dari pesawat RAF. Bersih-bersih operasi bekas nuklir pernah dilakukan pada tahun 1967, namun nuklir bukanlah suatu partikel yang meudah dibersihkan sehingga daerah tersebut menjadi terkontaminasi radioaktif.

Yang tidak kalah mencemaskan adalah Maralingga ini merupakan sebuah kawasan yang dekat dengan tempat tinggal salah satu suku masyarakat asli Australia yakni Aborigin, saat akan dilakukan ujicoba nuklir didaerah ini masyarakat Aborigin pernah dipindahkan paksa namun masyarakat Aborigin yang merupakan penduduk asli yang sudah lama ada bahkan sebelum Australia terbentuk kemudian kembali, akibatnya bisa ditebak pada tahun 1980-an para prajurit Australia dan Inggris yang pernah ikut terlibat ujicoba nuklir plus masyarakat Aborigin memperlihatkan tanda-tanda terkena radiasi akibat bom nuklir. Akhirnya pemerintah Inggris dan Australia pun harus membayar mahal dengan membayar kompensasi atas perbuatan yang efek ujicoba yang telah mereka lakukan.
sumber

Artikel Terkait

Previous
Next Post »